Pengertian IP address
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 blok, setiap blok diisi oleh angka 0-255. Contoh IP Address seperti 192. 168. 100. 1 , 10.57.38.223 , ini adalah Ipv4. Namun ada juga pengertian lain dari IP Address yaitu:
IP Address ( Internet Protocol Address) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi Ipv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP. IP Address tersebut memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router, atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.
2. Fungsi dari IP address
a. Digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan
b. Digunakan sebagai alamat lokasi jaringan
3. Jenis IP address
1. #IP versi 4 (Ipv4)
Internet protocol version 4 atau Ipv4 terdiri dari 32 bit dan sampai bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host diseluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100,jika host diseluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah Ipv6.
2. #IP versi 6 (Ipv6)
Ipv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan Ipv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia Ipv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah Ipv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuannya yang jauh lebih besar dari Ipv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.
Internet protocol versi 6 atau Ipv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari Ipv4 tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4 jadi haasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.
4. Pembagian kelas IP addrees
IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP address sebanyak ini harus dibagi bagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.
IP Address dikelompokkan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A jaringan. IP address kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP address kelas D dieruntukan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk Eksperimental.
Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP address. Setiap IP address selalu merupakan pasangan Network ID (identitas jaringan) dan Host ID (identitas Host dalam suatu jaringan).
Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer lain.
· Kelas A :
Format
0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
Bit pertama : 0
Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)
Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)
Oktet pertama: 0-127
Range IP address : 1.xxx.xxx.xxx. sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 27 dicadangkan)
Jumlah Network : 126
Jumlah IP address : 16.777.214
IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. Cara membaca IP address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID : 113, Host ID = 46.5.6
· Kelas B
Format
10nnnnnn.nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
2 bit pertama : 10
Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)
Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)
Oktet pertama : 128-191
Range IP address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah Network : 16.384
Jumlah IP address : 65.534
· Kelas C
Biasanya digunakan untuk jaringan LAN, IP address nya pada bagian pertama antara 192-223 dan yang merupakan Network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
· Kelas D
Format
1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
4 bit pertama : 1110
Byte multicast : 28 bit
Byte Inisial : 224-247
Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast
Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.
· Kelas E
Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
4 bit pertama : 1111
Bit cadangan : 28 bit
Byte inisial : 248-255
Deskripsi : kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.
5. Alamat khusus
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis IP address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah:
1. Network Address
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet. Address ini di dapat dengan membuat seluruh bit host menjadi 0. Misalkan untuk host dengan IP address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan.
2. Broadcast Address
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255. Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
3. Loopback Address
Alamat dengan NetID 127 adalah alamat khusus yang digunakan sebagai loopback address. Alamat ini digunakan untuk menguji perangkat lunak pada komputer atau host.
4. Private Address
Adalah kelompok IP address yang dapat dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP address ini hanya dapat digunakan unntuk jaringan local atau LAN dan tidak dikenal dan diabaikan oleh internet. Alamat ini adalah unik bagi jaringan localnya tetapi tidak unik bagi jaringan global. Agar IP Private ini dapat terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan Router dengan fasilitas Network Address Traslation (NAT).
http://wiraamel.blogspot.co.id/2016/02/contoh-makalah-ip-address.html
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 blok, setiap blok diisi oleh angka 0-255. Contoh IP Address seperti 192. 168. 100. 1 , 10.57.38.223 , ini adalah Ipv4. Namun ada juga pengertian lain dari IP Address yaitu:
IP Address ( Internet Protocol Address) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi Ipv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP. IP Address tersebut memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device seperti komputer, router, atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.
2. Fungsi dari IP address
a. Digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan
b. Digunakan sebagai alamat lokasi jaringan
3. Jenis IP address
1. #IP versi 4 (Ipv4)
Internet protocol version 4 atau Ipv4 terdiri dari 32 bit dan sampai bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host diseluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100,jika host diseluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah Ipv6.
2. #IP versi 6 (Ipv6)
Ipv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan Ipv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia Ipv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah Ipv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuannya yang jauh lebih besar dari Ipv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak.
Internet protocol versi 6 atau Ipv6 ini terdiri dari 128 bit. IP ini 4 kali dari Ipv4 tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4 jadi haasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456.
4. Pembagian kelas IP addrees
IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP address sebanyak ini harus dibagi bagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address harus dikelompokan dalam kelas-kelas.
IP Address dikelompokkan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A jaringan. IP address kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP address kelas D dieruntukan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk Eksperimental.
Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP address. Setiap IP address selalu merupakan pasangan Network ID (identitas jaringan) dan Host ID (identitas Host dalam suatu jaringan).
Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer lain.
· Kelas A :
Format
0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
Bit pertama : 0
Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)
Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)
Oktet pertama: 0-127
Range IP address : 1.xxx.xxx.xxx. sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 27 dicadangkan)
Jumlah Network : 126
Jumlah IP address : 16.777.214
IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. Cara membaca IP address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID : 113, Host ID = 46.5.6
· Kelas B
Format
10nnnnnn.nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
2 bit pertama : 10
Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)
Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)
Oktet pertama : 128-191
Range IP address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah Network : 16.384
Jumlah IP address : 65.534
· Kelas C
Biasanya digunakan untuk jaringan LAN, IP address nya pada bagian pertama antara 192-223 dan yang merupakan Network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
· Kelas D
Format
1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
4 bit pertama : 1110
Byte multicast : 28 bit
Byte Inisial : 224-247
Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast
Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.
· Kelas E
Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
4 bit pertama : 1111
Bit cadangan : 28 bit
Byte inisial : 248-255
Deskripsi : kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.
5. Alamat khusus
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis IP address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah:
1. Network Address
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet. Address ini di dapat dengan membuat seluruh bit host menjadi 0. Misalkan untuk host dengan IP address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan.
2. Broadcast Address
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255. Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
3. Loopback Address
Alamat dengan NetID 127 adalah alamat khusus yang digunakan sebagai loopback address. Alamat ini digunakan untuk menguji perangkat lunak pada komputer atau host.
4. Private Address
Adalah kelompok IP address yang dapat dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP address ini hanya dapat digunakan unntuk jaringan local atau LAN dan tidak dikenal dan diabaikan oleh internet. Alamat ini adalah unik bagi jaringan localnya tetapi tidak unik bagi jaringan global. Agar IP Private ini dapat terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan Router dengan fasilitas Network Address Traslation (NAT).
http://wiraamel.blogspot.co.id/2016/02/contoh-makalah-ip-address.html